PESAN HABIB LUTFHI


 *•═══~~◎❅◎-ٍ۞-◎❅◎~~═══•*

┏━━━━━━━━━━━━━━━━┓

                             *مقالات إسلامية*

┗━━━━━━━━━━━━━━━━┛ 󠴛

*•═══~~◎❅◎-ٍ۞-◎❅◎~~═══•*


*> Dari Sebutir Nasi, Habib Luthfi Beri Pesan Mendalam di Acara Silaturrahmi Nasional Lintas Agama* 


Habib Luthfi bin Yahya beri pesan mendalam pada saat menghadiri acara Silaturrahmi Nasional Lintas Agama yang diadakan beberapa tahun lalu.


Silaturrahmi yang dihadiri tokoh dari berbagai macam agama tersebut mengusung tema Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Kebinekaan.


Pada kesempatan tersebut Habib Luthfi mengajak bangsa untuk belajar dari sebutir nasi serta menghargai jasa para pahlawan.


Habib Luthfi mengisahkan, suatu hari gurunya terlihat berpakaian rapi ketika hendak makan. Ia pun merasa penasaran dan bertanya kepada gurunya tentang bagaimana adab atau tata krama orang ketika mau makan.


Gurunya menjawab, bahwa di antara tata krama orang ketika makan adalah berpakaian rapi. Hal ini adalah untuk menghormati yang memberi rezeki.


*_★ “Kalau sudah menghormati kepada yang memberi rezeki yang muncul syukur, yang muncul akhlak, yang muncul adab. Mau menyalahkan, ndak bisa,"_ kata Habib Luthfi.* 


*Gurunya lalu menjelaskan bahwa satu butir nasi yang dimakan itu merupakan rezeki sangat luar biasa dari yang Kuasa. Manusia tidak bisa menciptakan satu butir nasi ataupun setengahnya.*


*Hadirnya satu butir nasi di depan kita pun tidak datang begitu saja. Banyak andil orang lain dalam proses hadirnya sebutir nasi, sehingga bisa dimakan.*


*Menurut Habib Luthfi, sebagai wujud syukur, doa mau makan pun mengandung makna yang luar biasa karena di dalamnya tidak hanya mendoakan diri sendiri, namun mendoakan orang banyak dengan dhomir atau kata ganti ‘kita’, bukan ‘saya’.*


*Selain itu doa ini pun bukan hanya skala kehidupan dunia saja namun memiliki dimensi doa sampai hari akhirat.*


*_★“Menggunakan harful jamak, tidak menggunakan mufrad. Artinya ‘kami’ atau ‘kita’, tidak menggunakan kalimah ‘saya’. Allahumma barik lana. ‘Ya Allah berkahilah kami atau kita semuanya’. Yang nyangkul, yang matun (merawat) dan sebagainya,"_ kata Habib Luthfi.*


*Dari kisah ini, Lanjut Habib Luthfi, Rais ‘Aam Idarah Aliyah Jami’yah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) ini pun mengajak bangsa Indonesia untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus meningkatkan nasionalisme atas karunia Allah SWT berupa Negara Kesatuan Republik Indonesia.*


*_★Selain itu, Habib Luthfi menjelaskan bahwa hadirnya NKRI dan berkibarnya bendera merah putih tidak datang begitu saja. Hal itu merupakan karunia Allah dan berkat andil perjuangan para pejuang._*


*Habib Luthfi juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk belajar dari perjuangan para pendiri bangsa dalam mewujudkan kemerdekaan ini.*


*_★ “Setiap anak yang taat pada orang tua, pasti tahu jerih payahnya bagaimana melihat orang tua mencari sesuap nasi dan berharap anaknya akan bisa lebih dari dia," kata Aggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut._*


*Terakhir, Habib Luthfi mengajak bangsa Indonesia untuk menghormati para pahlawan.*


*_★ “Jangan sampai setiap elemen bangsa di Indonesia terlena dan lupa dengan kondisi kenikmatan berbangsa dan bernegara yang merupakan andil banyak pejuang dengan pengorbanan jiwa dan raga,”_ pungkas Habib Luthfi.*


*__✍🏻* Mochammad Sholehudin Artikel Portaljember.com dari NU Online


*•┈┈┈┈┈┈┈◉◆۞◆◉┈┈┈┈┈┈┈•*


*➡️ Telegram Channel Klik* https://t.me/KhazanahIslam5W


*➡️ Gabung grub WhatsApp* Ketik Nama/Jenis kelamin/Asal Kota Kirim ke http://wa.me/+6289531693050


*📨 Silakan dishare* tanpa mengurangi sumbernya belajarlah berprilaku jujur dan amanah karena adab/akhlak itu diatas ilmu...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANAQIB ULAMA NUSANTARA

PENJELASAN GUS BAHA TENTANG NGAJI ONLINE,BAGAIMANA SANADNYA?